Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan

11/27/2009

" WaSiaT RASULULLAH TenTanG WaniTa "




“Carilah nasihat tentang wanita, karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, dan sesungguhnya yang paling bengkok dari tulang rusuk ialah yang paling tinggi. Jika engkau bersikeras meluruskannya, tentu engkau akan mematahkannya, dan jika engkau membiarkannya, maka ia tetap saja bengkok. Maka carilah nasihat tentang wanita.”
(Al-bukhary dan Muslim)

Dalam riwayat muslim disebutkan,

“Sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk.
Sekali-kali engkau dapat meluruskannya dengan cara apapun.
Jika engkau merasa puas dengannya, maka engkau akan merasa puas dengannya dan pada dirinya tetap ada yang bengkok, dan jangan engkau bersikeras meluruskannya, tentu engkau akan mematahkannya, dan patahnya ialah talak.”


Dalam riwayat Ibnu Majah disebutkan,

“Ingatlah, carilah nasihat yang baik tentang wanita, karena mereka merupakan tawanan disisi kalian.
Kalian tidak berkuasa sedikitpun terhadap mereka selain yang demikian itu, kecuali jika mereka melakukan kekejian secara nyata.
Jika mereka melakukannya, maka hindarilah mereka ditempat tidur dan pukul-lah mereka dengan pukulan yang tidak menyakitkan.
Jika mereka menaati kalian, maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyempitkan mereka.
Ingatlah sesungguhnya kalian mempunyai hak atas istri kalian dan istri kalian mempunyai hak atas kalian.
Hak kalian atas mereka, janganlah mereka membawa orang yang tidak kalian sukai ketempat tidur kalian, dan tidak diperkenankan bagi orang yang kalian benci berada di rumah kalian.
Ingatlah hak mereka atas kalian, ialah hendaknya kalian berbuat baik kepada mereka dalam pakaian dan makanan mereka.”

http://www.facebook.com/home.php?#/notes/buya-sati/-wasiat-rasulullah-tentang-wanita-/184286338010
Read more "" WaSiaT RASULULLAH TenTanG WaniTa "..."

11/16/2009

Cerita Dari Gunung


Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. "Aduhh!" jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, "Aduhh!"

Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, "Hei! Siapa kau?" Jawaban yang terdengar, "Hei! Siapa kau?" Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!" Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, "Apa yang terjadi?"



Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "Anakku, coba perhatikan." Lelaki itu berkata keras, "Saya kagum padamu!" Suara di kejauhan menjawab, "Saya kagum padamu!" Sekali lagi sang ayah berteriak "Kamu sang juara!" Suara itu menjawab, "Kamu sang juara!"

Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, "Suara itu adalah GEMA, tapi sesungguhnya itulah KEHIDUPAN."

Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu. Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.

Setiap Langkah Adalah Anugerah.

Seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, bernama Harry.

Harry yang dikirim untuk menjemput sang profesor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkat seorang anak kecil agar dapat melihat pemandangan. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.

"Dari mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu?" tanya sang profesor. "Oh," kata Harry, "selama perang, saya kira." Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.

"Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah, "katanya. "Saya tak pernah tahu apakah langkah berikutnya merupakan pijakan yang terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya
ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini." Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas.
Read more "Cerita Dari Gunung..."
 

My Facebook



Powered By Blogger

Blog Tricks

Powered By Blogger

Easy Blog Tricks

Powered By Blogger

Great Morning ©  Copyright by Salaf Garden | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks